Lensa69

Pemerkosaan Artis Terkenal

Gw merupakan sebuah staff hotel berbintang di Jakarta, Sudah sepuluh tahun belakangan gw merantau di Jakarta, hanya dengan bermodalkan ijasah SMU gw memberanikan diri mengadu nasib disini, bekerja di hotel tidaklah mengecewakan. Walaupun hanya sebagai office boy, menyaksikan tingkah laku berbagai tamu domestik dan international sudah menjadi hal biasa. Tetapi malam itu agak berbeda dari malam malam sebelumnya ! Ada tamu sangat spesial di hotel, Jessica merupakan artis terkenal yang gw idolakan sejak beberapa tahun belakangan ini.

 

Pemerkosaan Artis Terkenal

Jessica sangat seksi sekali tingginya sekitar 178 cm dengan bobot yang ideal, membuat Jessica begitu seksi di layar kaca. Gw kira malam itu adalah mimpi karena melihat dengan mata kepala gw sendiri wanita idola gw ini. Jessica menginap dengan 2 kawannya di dua kamar kelas deluxe di lantai 4 hotel tempat saya bekerja. Namanya, Sarah dan Fina. Sarah orangnya kecil mungil. Namun memiliki buah dada yang indah, tidak besar, tidak juga terlalu kecil. Sepertinya, Sarah yang berusia paling kecil di antara mereka semua. Mungkin baru menginjak 18 tahun. Dan satu lagi, teman mereka dari Jakarta bernama Wawan, dia yang sering mengantar mereka bertiga. Jam menunjukkan pukul 2 dini hari. Jessica, Sarah dan Fina pulang diantar oleh Wawan dengan mobilnya. Sambil ketawa ketiwi, mereka bertiga turun dari mobil untuk memasuki lobby hotel. Dari suara tercium aroma minuman keras yang cukup menyengat. Nampaknya Jessica dan Finna mabuk berat. Sebagai satu-satunya office boy yang ada di lobby, gw pun bergegas menghampiri tamu-tamu istimewa hotel itu.

“Serius ! Kamu bisa handle” Teriak sih Wawan dari mobilnya. “Tenang saja. gini-gini Sarah bisa urus Mbak Jessica dan Mbak Fina kok. Wawan pulang aja, katanya orang rumah ada yang sakit. Aman. Tolong bantu saya papah teman-teman ke atas ya, Mas” Kata Sarah sambil memerintahku untuk memapah Fina.

Dengan sigap gw memapah Fina di tangan kananku. Tangan kiriku membantu Sarah yang sempoyongan menahan berat Jessica yang tidak sanggup dipikul oleh tubuh mungilnya. Tangan kiriku benar-benar membuat iri semua bagian tubuh yang lain. Kulit Jessica benar-benar halus. Mungkin karena sering perawatan, pikirku. Dalam kondisi memapah sering kali tanganku bersentuhan dengan susunya yang besar itu. Tentu saja, setiap sentuhan ini membuat adik jadi siaga satu. “ini kesempatan langka, gw harus mendapatkan tubuh idamanku ini..” Batinku. Kami memasukan Fina terlebih dahulu. Karena kamarnya paling dekat dengan pintu lift. setelah itu, gw dikelilingi dua wanita cantik ini berjalan menuju kamar 418 yang ada di ujung lorong. Dalam kelebatam cahaya lampu lorong, Sarah berjalan di depan kami berdua. Tubuhnya yang mungil menawarkan sex appeal tersendiri. Sensual dalam mungilnya. Hmmm…. Cantik juga ABG ini, kata gw dalam hati sambil tangan kiriku mulai nakal meremas-remas susu Jessica. Kontol gw semakin lama semakin tegang karenanya. Jessica dan Sarah, gw menginginkan kalian berdua malam ini.

“Oke, Saya bisa sendiri, Mas”. Kata Sarah setelah membuka pintu kamar. “Ga apa-apa, Mbak.” Saya antar aja sampe ke dalam… “Kata gw berani mengingat situasi hotel yang sudah sepi. gw menerobos pintu kamar sambil mendorong Sarah. “Apa-apaan ini,Mas…” Bentak Sarah. “Eh… diam kamu. Atau saya kalap dan bunuh kalian berdua”. Ancamku sambil menutup pintu kamar, dan mengdanyangi kuncinya. “Mbak Sarah duduk di sana !!!” Perintahku semakin berani setelah Sarah menunjukkan ketakutan pada gw. Sarah pun duduk di kursi yang ada dekat tempat tidur. gw pun meletakkan tubuh Jessica terlebih dahulu di kasur.

“Eeeeemmmm…” Jessica bereaksi ketika tubuhnya terhempas. susunya sempat terguncang. membuatku semakin terangsang. Tapi nanti dulu, sayang. gw ingin dipanaskan dulu oleh bibir mungil Sarah, pikirku sambil menelan air ludah. gw pun menghampiri Sarah. “Kamu masih mau hidup,bukan ?” Kata gw kepada Sarah. Diikuti anggukan pelan Sarah. “klo gitu ikuti perintahku… buka reslettingku dan elus kontol gw dengan lembut.” Sarah menuruti. Terlihat masih canggung. Mungkin dia belum pernah melakukannya pada cowo lain. Kontol gw langsung menegang dengan elusan Sarah. Ukurannya yang 18 centi dengan diameter yang gede, membuat tangan mungil Sarah tidak bisa menggenggamnya dengan utuh.

“Aaaahhh… aaahhh… Kamu berbakat sekali, sayang. Sekarang kulum dia” Perintah gw lagi. Sarah terdiam, sepertinya dia agak bingung. “Isep… atau kamu mampus.” Bentak gw membuyarkan kebingungannya. gw sodorkan kontol gw di bibirnya yang seksi. Dan Sarah pun bekerja sesuai perintah gw. Mulutnya terbuka penuh menerima kontol gw yang sudah berdiri gagah. Meskipun hanya 1/3 masuk tapi hangatnya mulut Sarah membuat sensasi yang luar biasa. Gw pun menarik rambut kepalanya untuk maju mundur demi menambah kenikmatan langka ini. Sambil menangis, Sarah melakukannya dengan baik untuk level pemula. Sesekali dia mau tersedak, ketika gw memaksakan untuk lebih masuk lagi. Tangan gw yang satu lagi menyobek kaos tipis yang dikenakannya hingga memperlihatkan seluruh isi dadanya yang putih bersih ini.

“Aaaccchhhhh…. hebat kamu cantik. Sudah cukup. Cukup. Sekarang, kamu liat baik-baik. Ini show hebat yang ga ada di sinetronmu.” Kata gw sambil mencabut kontol gw yang sudah siap tempur. gw beralih ke arah ranjang. gw buka resleting Jessica yang masih tidur dalam kondisi maboknya. Setelah gw pelorot jeans ketat itu, sempat gw tertegun melihat pemandangan di depan gw. Aiihh, Mak. Seksi sekali paha punya artis ini. Tidak seperti pelacur yang biasa gw sambangi.Tangan gw beralih ke kaos putih ketat milik Jessica. gw angkat perlahan hingga lepas. Sempat gw cium dan gigit lehernya karena begitu gemas dengan keindahan luar biasa ini. Dan dengan buru-buru gw lepas bra milik Jessica hingga memperlihatkan gundukan indah milik artis gw idola gw ini. Sempat gw main-mainkan dua putingnya. Lalu ciuman turun ke perut dan terus turun ke bawah. Menuju liang kenikmatan artis tercantik di Indonesian ini.

Pemerkosaan Artis Terkenal2

 

 

“Aaaacchhhh… ” Jessica sempat mendesah sesaat setelah lidah gw mengaduk memeknya. Harum sekali memek artis ini. Membuat gairah gw semakin melambung tinggi. Setelah memeknya gw rasakan cukup basah. gw mengambil posisi tempur. Adik gw sudah menghunus dengan tidak sabarnya. Dua tangan gw memegang pinggul ramping Jessica. Dan pelan-pelan kontol gw yang sudah menempel di bibir memek ini bergerak menembusnya. Jessica sempat mengejang dengan penetrasi ini. Tapi pengaruh alkohol membuat dia tidak bisa keluar dari kondisi tidak sadarnya. “Tolong jangan….Mas,kasihan mbak Jessica..”Sarah merengek di kursi tempatnya duduk sambil menutupi dua susunya yang sudah bebas menggantung. “Eh…diam kamu. Liat aja. Masih rewel juga gw potong lehermu.” Bentak gw. Dengan tidak sabar gw hentakkan pantat gw hingga kontol perkasa gw meluncur menusuk semakin dalam. “Aaaaaahhh…hh…enak sekali punyamu Jessica. Akhirnya gw bisa mencicipimu.” Desah gw dengan napas terputus-putus. Memang Jessica ternyata sudah tidak perawan. Tapi nampaknya, siapa pun kontol yang pernah bekerja dengannya tidak sebesar milik gw. Sempat gw diamkan kontol gw yang sudah terbenam seluruhnya untuk merasakan pijatan erotis memek Jessica.

“Eeeemmm..mm..aaaah..”Jessica dalam pingsannya tampaknya juga masih merespon rangsangan dari genjotan gw yang mulai cepat. Peluh mengalir di tubuh gw menandakan ritme “pekerjaan” ini semakin cepat. gw merapatkan dada gw ke dada Jessica. Merasakan kenyalnya tetek artis ini menempel di dada gw. Bibir gw seolah tidak mau ketinggalan, terus mengulum bibir yang beraroma alkohol ini, lehernya yang jenjang. Tangan gw dengan gemas meremas kuat dua tetek Jessica bergantian. Tubuh Jessica berguncang-guncang di atas ranjang empuk menerima hujaman kontol gw yang semakin liar. teteknya naik turun menggemaskan. Sensasi yang luar biasa, aaaah…bejo-nya gw, gumam gw dalam hati. Remasan memek Jessica juga mulai terasa semakin kuat mencengkram. Liangnya yang semakin basah, semakin membuat gerakan dan manuver kontol gw semakin lancar. “Aaaaah…Jessica- gw. Nikmat sekali.” gw menyerocos ga jelas karena kenikmatan luar biasa ini.

Tangan gw mencengkram kasar pinggul Jessica. Pantat gw semakin bertenaga naik turun. Dan kemaluan gw yang besar sudah mulai berkedut-kedut menandakan orgasme sebentar lagi datang melanda. gw tanjapkan dalam-dalam semua batang kontol gw dalam liang kenikmatan Jessica, disertai semburan air mani yang luar biasa mengalir menambah sensasi sebuah orgasme. “Uuuuuuugggghhh….”Tubuh gw ambruk seiring melemasnya seluruh tubuh gw. kontol gw masih tertancap dengan semua kenikmatan yang baru saja didakinya. keringat gw meleleh membasahi seluruh badan Jessica yang masih terlelap dengan tak bersalahnya. “Aaaahhh…nikmat sekali. Kamu lihatkan, Sarah. Itu tadi seks yang fantastis,bukan?” Kata gw puas sambil melirik Sarah yang duduk sambil menekuk dua lututnya menutupi susunya. gw tahu di sela pergumulan gw tadi, beberapa kali Sarah tak tahan juga untuk melirik apa yang sedang terjadi. Nafasnya terdengar terengah karena terangsang oleh apa yang dia lihat dan dengar. “Aaah…”gw mencabut kontol gw yang sudah mulai menciut dari memek Jessica. Menyisakan ceceran air mani yang mengalir di sela memek yang enak ini. Tubuh gw ambruk di samping idaman gw.

Sarah ga bisa ngomong dan tidak bisa berbuat apa kerana hanya bisa diam saja menyaksikan temannya diperkosa di hadapannya dan hanya bisa meratapi nasibnya!